hanya aku, dan hanya saja...

aku tidak pernah kehabisan kata untuk menuliskan sesuatu (sepertinya).

aku ingat sekali, "menulislah. karena tulisanmu takkan tertelan oleh waktu dan menjadi debu". kata-kata yang tak pernah tau keluar darimana. tapi begitu bergema berkali-kali. tak terhenti.

berceritalah sedikit tentang apa itu melankolia. yang anehnya selama seumur hidupku sepertinya akan terus dan selamanya mengikutiku. seperti sinetron murahan yang banyak berkeliaran di layar tivi tapi memang faktanya begitu.

dan kau tau, sebenarnya hubungan melankolia dengan hidup itu seperti apa? adakah yang bisa menjelaskannya padaku? ironis memang. jika sesekali waktu aku hanya bisa melihat buram. bukannya hitam atau putih, ini hanya akan terlihat seperti abu-abu.

aku, dan selamanya hanya tentang aku dan tak ada orang lain dalam drama melankoli-ku.

hebat bukan?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal siapa Agnes Baltsa

Perbedaan antara emas dan perunggu

Aku Tidak Lagi Mampu 'Mengenali'...