BUDAYA, apa?

melalui distorsi aku mengenal dunia

sekali bergetar,

keduanya tak bisa kunalar

bukan sekedar subjektif!

ini ideologi kamuflatif

gergetar, terukur

ini dunia getaran

dalam takaran-takaran kamuflatif dan kuantitas

tercetak dalam reduksionis,

menghilang dalam filsafat fenomenologis

bisakah tersederhanakan?

ini bukan angka-angka

yang jika kau tambahkan akan memaksimalkan,

menyempurnakan.

karena ini dunia manipulatif

pembalik fakta tak logis

apa yang sedang kubicarakan,

aku bahkan tak mengenal distorsi

lebih baik daripada ketika aku menggigit kenari

impulsif!!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal siapa Agnes Baltsa

Perbedaan antara emas dan perunggu

Aku Tidak Lagi Mampu 'Mengenali'...